Kemajuan teknologi pada era globalisasi saat
ini memungkinkan setiap orang mendapatkan kemudahan dalam
berkomunikasi. Seseorang dapat berhubungan dengan orang lain tanpa
terkendala jarak. Salah satu teknologi yang memberikan kemudahan itu
adalah internet. Seperti yang sudah kita ketahui, internet adalah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung
melingkupi seluruh dunia. Internet membantu kita untuk berkomunikasi
dengan orang-orang yang jaraknya sangat jauh dan tentunya dengan biaya
yang sangat murah dibandingkan dengan fasilitas komunikasi lain seperti
misalnya telepon atau televisi. Penggunaan internet juga relatif mudah,
apalagi dengan banyaknya fiture-fiture jejaring pertemanan seperti Facebook, Twitter, dan lain-lain menjadikan internet sangat digandrungi berbagai kalangan dan berbagai usia.
Berbagai keuntungan bisa didapatkan
lewat internet, tidak hanya kemudahan dalam berkomunikasi, pengguna
internet juga dapat mengakses informasi-informasi yang diinginkan
melalui berbagai situs yang tersedia. Misalnya informasi mengenai
berita terkini, pendidikan, agama, dan berbagai pengetahuan lainnya.
Akan tetapi, bila tidak dilandasi dengan niat pemanfaatan yang baik,
internet juga dapat memberikan pengaruh negatif. Sebagai contoh,
informasi-informasi yang dicari justru informasi sesat misalnya
situs-situs porno. Ironisnya, kalangan yang tidak dapat mengoptimalkan
internet dengan baik adalah kalangan remaja yang umumnya dalam masa
pencarian jati diri. Menggunakan internet dengan tujuan yang salah
tentunya dapat membentuk pribadi yang kurang baik pula pada
remaja-remaja ini.
Berdasarkan hasil
riset Yahoo! yang dilakukan di Indonesia, kalangan remaja usia pelajar
antara 15 sampai 19 tahun mendominasi pengguna internet di Indonesia
hingga 64 persen dari pengguna internet di Indonesia. Survei itu mengatakan dominasi penggunaan layanan online adalah pada e-mail (59%), instant messaging (59%), social networking (58%), penggunaan search engine (56%), serta memainkan game online (35%).
Data yang cukup mencengangkan melihat
para pelajar yang menjadi mayoritas pengguna internet justru kurang
dapat mengoptimalkan fungsi internet. Umumnya mereka hanya menggunakan
internet untuk berkomunikasi dengan teman-temannya lewat jeraring
sosial atau bermain game online. Mereka sering menghabiskan
waktu berjam-jam untuk itu. Padahal, seperti yang kita ketahui, tugas
utama pelajar adalah belajar. Bukan berarti para pendidik dan para
orang tua menjadi melarang mereka menggunakan internet, bergaul lewat
jejaring sosial atau hiburan game online sesekali memang
diperlukan supaya mereka tidak jenuh dengan pelajarannya di sekolah,
tetapi akan lebih baik bila porsinya dikurangi.
Para pendidik dan orang tua dapat
mengarahkan mereka untuk lebih mengoptimalkan fungsi internet yang
positif seperti misalnya mengajak mereka mencari informasi-informasi
yang berkaitan dengan materi sekolah atau meng-update
informasi-informasi terkini supaya pengetahuan mereka bertambah luas.
Cara ini akan lebih memberikan manfaat dari penggunaan internet bagi
mereka. Mengajak pelajar belajar dengan mengikuti perkembangan zaman
akan lebih menarik bagi mereka, karena pada dasarnya mereka merupakan
generasi yang ‘melek teknologi’. Jadi, cara belajar yang ditawarkanpun
harus menarik dan sesuai.
Belajar lewat internet akan lebih
memudahkan para pelajar karena dalam situs-situs tertentu tersedia
fitur-fitur lengkap yang menunjang materi pelajaran. Bahkan, pada salah
satu konten pembelajaran online yang saya ketahui yaitu
Indimart E-Learning, sudah dilengkapi dengan animasi edukasi yang
sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. Disini para pelajar dapat
belajar sambil bermain karena kontennya yang sangat menarik. Mereka
dapat memilih materi pelajaran yang diinginkan kemudian melihat visual
bergeraknya. Belajar dengan melihat contoh visual bergerak akan lebih
mudah dipahami dibandingkan dengan hanya melihat gambarnya dan ulasan
materi yang panjang dan rumit dari buku.
Dari yang saya tahu, Indismart merupakan website yang diperuntukkan sebagai media belajar online.
Bertujuan untuk menciptakan nuansa belajar yang menarik dan interaktif,
melalui konten-konten pembelajaran yang bersifat animasi dan
terbentuknya komunitas online untuk berbagi informasi. Konten pembelajaran online
Indismart E-Learning ini dapat dioptmalkan oleh para pelajar mulai dari
SD, SMP, hingga SMA. Tidak hanya untuk pelajar, para pendidik dan orang
tua juga dapat menggunakannya untuk turut membimbing mereka. Untuk
lebih jelasnya tentang Indismart E-Learning dapat dilihat di http://www.indi-smart.com/
Membuka situs-situs seperti ini,
pelajar dapat memanfaatkan secara maksimal kegunaan internet dari segi
yang positif. Para pendidik dan orang tua juga harus ikut serta agar
dapat memantau perkembangan mereka sehingga mereka tidak akan berani
membuka situs-situs yang negatif. Mudah-mudahan dengan adanya
situs-situs dengan konten edukasi online seperti ini dapat membantu para pelajar Indonesia untuk lebih mengoptimalkan manfaat positif dari internet.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar